Pertamina Siap Pimpin Holding Migas


Sumber : Investor.co.id, 24 Januari 2017 Diunggah : 25 Januari 2017 Update : 25 Januari 2017, jam 14:59 Dibaca : 346 kali

Gatot Trihargo menjelaskan, rencana pembentukan holding BUMN migas memastikan PT Pertamina menjadi pemimpin holding BUMN migas, membawahkan PT Perusahaan Gas Negara Tbk. Hal ini menyusulditekennya PP No 72 Tahun 2016 oleh presiden pada 30 Desember lalu.

"Perubahan PP itu merupakan syarat pembentukan holding migas. Kami tengah fokus menyelesaikan PP holding migas dan tambang yang masih di kementerian keuangan, yang diupayakan kelar bulan ini," ucap dia.

Dia menambahkan, dalam rancangan PP holding migas, pemerintah menambah penyertaan modal ke Pertamina. Penyertaan modal negara (PMN) itu berupa pengalihan sekitar 13,8 miliar saham seri B milik pemerintah di PGN ke Pertamina, setara 56,96% saham di PGN. Nilai PMN itu ditetapkan menteri keuangan atas usulan menteri BUMN.

Dalam pembentukan holding migas, kata dia, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Jika menjadi anak perusahaan Pertamina, artinya PGN berstatus swasta. Dengan status bukan BUMN, berarti tak ada kewajiban lagi bagi PGN untuk menyetor dividen ke negara, padahal perusahaan yang sahamnya tercatat di BEI ini merupakan salah satu dari 10 BUMN penyumbang dividen terbesar kepada negara.

Di sisi lain, holding ini menggabungkan pengelolaan migas di bawah satu entitas, di mana migas merupakan produk yang bersifat substitusi satu dengan yang lain. Kian besarnya konversi bbm ke gas pada masa mendatang akan mengurangi impor bbm. Pembentukan holding tersebut memungkinkan kendali pengelolaan gas.

"Anak BUMN tersebut mendapat perlakuan sama. Mereka akan mendapat privilege dengan diberikan penugasan langsung seperti induk BUMN," kata Gatot.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, pihaknya siap menjalankan pembentukan holding BUMN migas sesuai arahan Kementerian BUMN. Saat ini, tim kerja bersama telah dibentuk dan bekerja di bawah koordinasi Kementerian BUMN.

Menurut dia, ada beberapa langkah yang harus dilakukan guna menyukseskan pembentukan holding BUMN migas. Pertama, sosialisasi kepada seluruh pihak-pihak terkait, seperti pemegang saham publik, karyawan, dan lembaga terkait. Kedua, pelaksanaan integrasi sistem akuntansi dan informasi. "Kemudian, membangun sinergi, baik untuk investasi, operasi, marketing,maupun pelayanan," kata dia. (ayu/b1/ant/en)

http://www.investor.co.id/energy/pertamina-siap-pimpin-holding-migas/155631

 

  • Media Sosial Kami :