Jalan Tol Bawen- Salatiga Rampung Maret 2017


Sumber : Koran Tempo, 20 Februari 2017 Diunggah : 20 Februari 2017 Update : 20 Februari 2017, jam 10:23 Dibaca : 573 kali

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pengenaan jalan tol Semarang-Solo seksi HI, yakni Bawen-Salatiga sepanjang 17,6 kilometer, akan rampung pada Maret nanti. Dengan begitu, pemerintah berharap ruas jalan tol itu bisa dilintasi kendaraan saat arus mudik Lebaran pada Juni nanti. 

"Progres fisik jalan tol Bawen-Salatiga saat ini mencapai 90,48 persen,"kata Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono dalam keterangan pers. Sabtu pekan lalu, Basuki bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meninjau proyek tersebut untuk melihat kesiapan infrastruktur pendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2017. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo turut mendampingi. 

Jalan tol Bawen-Salatiga merupakan bagian dari ruas Semarang-Solo sepanjang 72,64 kilometer. Pembangunan ruas ini dibagi menjadi lima seksi. Untuk seksi I, yakni Semarang-Ungaran sepanjang 10,85 kilometer, sudah beroperasi sejak 11 November 2011. Demikian pula seksi JU, yaitu Ungaran-Bawen dengan panjang 11,99 kilometer, telah digunakan sejak 4 April 2014. 

Adapun seksi IV, yang menghubungkan Salatiga-Boyolali, sepanjang 24,5 kilometer, sedang dalam proses konstruksi dan pembebasan lahan. Sampai saat ini kemajuan proyek sudah mencapai 97,6 persen. Terakhir, seksi V, yakni ruas Boyolali-Kartasura sepanjang 7,74 kilometer, juga dalam proses konstruksi dan pembebasan lahan dengan progres 98,82 persen. 

Jalan tol Semarang-Solo yang seluruhnya ditargetkan rampung pada Mei 2018 merupakan bagian dari megaproyek jalan tol Trans Jawa. Bagian lain adalah ruas Solo-Ngawi yang diperkirakan akan selesai lebih cepat, yakni pada Oktober 2017. Disambung dengan ruas Ngawi-Kertosono yang diprediksi bakal rampung pada 2018. 

Pada pertengahan Oktober2016, PresidenJoko Widodo meninjau proyek jalan tol Solo-Kertosono, tepatnya di kilometer 23, yang berada di Desa Waru, Karanganyar, Jawa Tengah. Dia berharap jalan bebas hambatan Jakarta-Surabaya sepanjang 1.200 kilometer bisa tersambung pada 2019. "Progresnya saya ikuti terus," kata dia saat itu. 

Basuki memastikan ruas Solo-Ngawi-Sragen akan bisa digunakan secara fungsional pada mudik tahun ini. Ia mengatakan pemerintah akan mengupayakan percepatan pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Trans Jawa melalui sejumlah langkah khusus. Salah satunya, dengan dana talangan dari Lembaga Manajemen Aset Negara. Pada 2016, dana yang dikucurkan lembaga tersebut terserap untuk proyek jalan tol sebesar Rp 15,75 triliun. 

Hingga saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum mencatat progres pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Trans Jawa telah mencapai 90 persen. 

Sri Mulyani mengatakan perkembangan pengerjaan jalan tol Trans Jawa didukung sejumlah inovasi pembiayaan infrastruktur yang tidak hanya mengandalkan anggaran negara (APBN). "Pembiayaan dihadirkan dalam bentuk penyertaan modal negara. Juga bisa dalam bentuk kerja sama pemerintah dan swasta." 

Retno Sulistyowati/ LARISSA HUDA

  • Media Sosial Kami :