VERIFIKASI KOMPETENSI PENILAI DI KANWIL DJKN RSK

Tingkatkan Profesionalitas Penilai Pemerintah


Diunggah oleh : Hendra Gunawan Tanggal : 10 Agustus 2016 Update : 15 Agustus 2016, pukul 10:20 Dibaca : 633 kali
Tingkatkan Profesionalitas Penilai Pemerintah

Pekanbaru – Untuk mewujudkan profesionalisme sebagai salah satu nilai Kementerian Keuangan, secara khusus bagi penilai pemerintah, perlu dilakukan upaya yang berkesinambungan untuk memastikan kompetensi Penilai Pemerintah di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Untuk itu tim peningkatan kualitas dari Direktorat Penilaian yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Penilai Pemerintah, Tommy Darmawan, melaksanakan Verifikasi Kompetensi Penilaian (3/8) di Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau (Kanwil DJKN RSK).

Sebelum Verifikasi Kompetensi dimulai, Bidang Penilaian Kanwil DJKN RSK memberikan pembekalan kepada para peserta yang akan mengikuti verifikasi. Kepala Seksi Penilaian II Kanwil DJKN RSK, Alexander Ginting, memberikan materi terkait uji pemaparan dalam Verifikasi Kompetensi Penilaian kepada para peserta. Alex yang sudah mengikuti Training of Trainer (TOT) Penilaian memberikan ilmu mengenai teknik presentasi dan cara berdiskusi yang baik agar para peserta mendapatkan hasil terbaik untuk tes pemaparan.

“Saya yakin dan percaya peserta yang akan mengikuti Verifikasi Kompetensi di Kanwil DJKN RSK dapat memberikan nilai maksimal di atas rata-rata,” ucap Kepala Kanwil DJKN RSK, T. Agus Priyo Waluyo, ketika membuka acara. Menurut Agus, DJKN membutuhkan tenaga-tenaga yang profesional dan memiliki kemampuan yang mumpuni untuk menyelesaikan tantangan penilaian saat ini.

Tes Verifikasi Kompetensi Penilaian yang diikuti oleh 21 peserta, diawali dengan pemaparan laporan penilaian oleh peserta secara berkelompok (4/8). Tes pemaparan ini memiliki bobot sebesar 20% dan peserta dibagi menjadi 8 kelompok berdasarkan kantor masing-masing. Hasil pembekalan oleh bidang penilaian terlihat membawa pengaruh baik bagi seluruh peserta karena dapat memaparkan laporan penilaian dengan sempurna. Verifikasi kompetensi diakhiri dengan tes teori selama 2 jam pada hari ketiga (5/8). (Hendra Gunawan – KIHI)

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :