ORGANISASI KERJA

Sosialisasi Kontrak Kinerja dan Manajemen Risiko Kanwil DJKN Suluttenggomalut


Diunggah oleh : Jeaniva Thirza Tereshkova Najoan Tanggal : 31 Januari 2017 Update : 1 Februari 2017, pukul 09:17 Dibaca : 549 kali
Sosialisasi Kontrak Kinerja dan Manajemen Risiko Kanwil DJKN Suluttenggomalut

Manado – Kontrak Kinerja dibuat untuk mengukur nilai kinerja organisasi pada satu tahun periode. “Sosialisasi ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan organisasi maupun pegawai sebelum melakukan penandatanganan Kontrak Kinerja tahun 2017”, jelas Ferdinan Lengkong, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Utara Tengah Gorontalo dan Maluku Utara (Kanwil DJKN Suluttenggomalut) dalam sambutan pembukaannya.

Sosialisasi Kontrak Kinerja dan Mitigasi Risiko yang diselenggarakan di ruang rapat Kanwil DJKN Suluttenggomalut tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Bidang, Kepala Seksi Kepatuhan Internal, Staf Bidang Kepatuhan Internal Hukum dan Informasi (KIHI) dan para Kepala Seksi berikut pelaksana Seksi Kepatuhan Internal (KI) KPKNL (13/1)

Lebih lanjut Ferdinan berharap Seksi KI mengerti tugas dan wewenangnya dalam menyusun kontrak kinerja. ”Dengan adanya sosialisasi ini, semoga dapat memberikan pengetahuan bagi seksi KI dalam membuat kontrak kinerja Kemenkeu Three sekaligus menjadi kordinator dalam mereviu kontrak kinerja yang dibuat pegawai,” imbuhnya

Kontrak Kinerja berisi pernyataan kesanggupan, Peta Strategi, sasaran kerja pegawai,   trajectory Indikator Kinerja Utama (IKU-red) dan Inisiatif Strategis. “seksi KI agar segera membuat kontrak kinerja Kemenkeu Three dan mereviu kontrak kinerja yang dibuat pegawai.” Tambahnya.

Dalam pemaparannya, Kepala Bidang KIHI, Sofyan menyampaikan arahan Menteri Keuangan dalam membuat kontrak kinerja agar membuat IKU yang menantang. “Diharapkan seluruh unit pada eselon III dalam hal ini KPKNL agar IKU yang dibuat lebih menantang sehingga pencapaian bukan hanya pada target (hijau) namun pada proses mencapai target,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pola cascading baik cascading peta maupun cascading non peta dimana pada tahun 2017 terdapat dua belas Sasaran Strategis (SS) dari tahun 2016 berjumlah tiga belas  untuk Kanwil DJKN. “Pada Tahun 2017, terdapat 12 sasaran strategis dan penambahan penetapan presentase manfaat ekonomi PKN, PN dan Lelang” jelas sofyan.

Selanjutnya, sofyan memaparkan bagaimana menerapkan manajemen risiko dalam organisasi. “Ada tiga wujud penerapan manajemen resiko yaitu pengembangan budaya sadar Risiko, penyelenggaraan proses Manajemen Risiko, pembentukan struktur Manajemen Risiko.” imbuhnya.

Dengan adanya penerapan manajemen risiko, diharapkan setiap unit mampu bekerja dengan baik dan mampu mengidentifikasi masalah hingga menyelesaikan masalah tersebut.

Acara dilanjutkan dengan pembuatan Kontrak Kinerja Kemenkeu Three namun terlebih dahulu dilaksanakan pembagian target Pengurusan Piutang Negara, Lelang dan Pengelolaan Kekayaan Negara.

Penulis: Jeaniva Thirza Tereshkova Najoan - Kanwil DJKN Suluttenggomalut

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :