PELAYANAN PENILAIAN

Sinergi DJKN, PPBMN Kementerian ESDM dan PT CPI Wujudkan Pengelolaan BMN yang Optimal


Diunggah oleh : Novaridz Dian Mulyanto Tanggal : 20 Februari 2017 Update : 20 Februari 2017, pukul 16:58 Dibaca : 745 kali
Sinergi DJKN, PPBMN Kementerian ESDM dan PT CPI Wujudkan Pengelolaan BMN yang Optimal

Dumai - Senin, 13 Februari 2017, Tim Penilai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Dumai yang diketuai oleh Fadli Nur melakukan kegiatan survei lapangan dan penilaian Barang Milik Negara (BMN) Eks Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada PT. Chevron Pacific Indonesia (PT. CPI). 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari permohonan penilaian Kepala Pusat Pengelolaan BMN (PPBMN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam rangka pemindahtanganan/penjualan meluai lelang.  

Didampingi tim dari Direktorat Piutang Negara dan Kekayaan Negara Lain-lain Kantor Pusat DJKN dan Pusat Pengelolaan BMN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral kegiatan survei lapangan dan penilaian dilaksanakan 13 s.d 17 Februari 2017. Untuk kali ini asset yang akan dinilai berupa Harta Benda Modal (HBM)  flow line beserta komponen yang melekat.

Flow line yang menjadi objek penilaian berada di 4 (empat) lokasi berbeda, semuanya masih terpasang dan sebagian tertanam. Flow line sendiri adalah pipa penyalur fluida dari sumur ke fasilitas produksi. Pada pipa metal tersebut terdapat komponen-komponen yaitu gatevalve dan checkvalve yang mempunyai berbagai macam ukuran.

Kegiatan survei lapangan dan penilaian ini sebagai bentuk sinergi yang sudah lama terjalin antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Pusat Pengelolaan BMN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan PT. Chevron Pacific Indonesia (PT. CPI).

Kerjasama dan sinergi tersebut tidak hanya berhenti pada kegiatan penilaian saja. Dari hasil penilaian, nantinya akan ditindaklanjuti dengan proses pelaksanaan lelang.  Sebagaimana kita ketahui Januari 2017 lalu KPKNL Dumai telah melaksanakan lelang Noneksekusi Wajib Barang Milik Negara (BMN) permohonan dari Pusat Pengelolaan BMN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berupa 1 (satu) paket BMN yang berasal dari KKKS PT. Chevron Pasific Indonesia berupa material dead stock dan scrap non asset dengan nilai 15 miliar rupiah lebih.
(Machmud Yunus)

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :