RAPAT KOORDINASI PENSERTIFIATAN TANAH

Semangat Pengamanan BMN


Diunggah oleh : Sena Mahesa Wicaksana Tanggal : 25 Mei 2015 Update : 26 Mei 2015, pukul 16:00 Dibaca : 740 kali
Semangat Pengamanan BMN

Jakarta – Kantor Pelayanan Kekayaaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I mengadakan rapat koordinasi pensertifikatan tanah pada Selasa (19/05) di ruang rapat KPKNL Jakarta I, Jl. Prapatan No. 10. Rapat dihadiri oleh satuan kerja (satker) di wilayah kerja KPKNL Jakarta I yang bidang tanahnya ditetapkan sebagai target pensertifikatan tahun 2015, yaitu Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemdikbud, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, dan Kantor Pusat Badan Tenaga Nuklir Nasional.

Rapat dibuka dan dipimpin oleh Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Jakarta I Dony Sasmita. Dalam pembukaan, Dony menyampaikan bahwa kepemilikan sertifikat tanah oleh Pemerintah sifatnya sangat penting, mengingat keberadaan sertifikat tanah digunakan sebagai dasar untuk menegaskan kepemilikan aset berupa tanah oleh Pemerintah. Pengurusan sertifikat tanah adalah representasi pengamanan BMN sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. Adanya sertifikat tanah pada setiap BMN berupa tanah merupakan perwujudan tertib fisik, tertib administrasi, dan tertib hukum dalam pengelolaan BMN.

Materi utama pembahasan rapat koordinasi tersebut yaitu mengkonfirmasi perkembangan pengurusan sertifikat tanah yang dilakukan oleh satker dan membahas kendala-kendala yang dialami satker dalam pengurusan sertifikat tanah beserta rencana aksi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Rapat koordinasi dilaksanakan dengan tujuan target pensertifikatan tanah yang telah ditetapkan pada satker wilayah kerja KPKNL Jakarta I dapat segera tercapai.

Dalam rapat koordinasi tersebut disepakati agar pihak satker dengan dukungan KPKNL lebih meningkatkan keaktifan dalam pengurusan sertifikat tanah dan senantiasa berkomunikasi dengan pihak Kantor Pertanahan. Selain itu, apabila satker mengalami kendala agar segera berkoordinasi dengan KPKNL Jakarta I untuk dapat dikomunikasikan solusinya. Satker juga dituntut untuk berperan aktif dalam menginformasikan setiap kemajuan yang ada dalam pengurusan sertifikat tanah kepada KPKNL Jakarta I.

Rapat koordinasi juga menjadi kesempatan sebagai wahana diskusi hal-hal lain yang berkaitan dengan proses pensertifikatan tanah. Pada akhir rapat diperoleh kesepakatan yaitu KPKNL Jakarta I dan pihak Satker akan lebih meningkatkan sinergi sebagai bagian dari upaya pencapaian target penyelesaian sertifikat tanah dan diharapkan untuk tanah yang telah memenuhi syarat pensertifikatan dapat diterbitkan sertifikatnya pada Triwulan III Tahun 2015. (Teks: Dony Sasmita, Editor/foto: Sena Mahesa Wicaksana) 

Foto-foto terkait berita :

0 Tanggapan Pembaca

Ketentuan Penulisan :

Pembaca diizinkan untuk menulis tanggapan terhadap berita ini. Isi tanggapan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis tanggapan.
Redaksi akan menimbang (memoderasi) setiap tanggapan yang masuk dan dapat memutuskan untuk menayangkan atau menghapus tanggapan tersebut.
Redaksi berwenang untuk memberi peringatan dan atau mencekal pembaca yang menuliskan tanggapan yang tidak etis, berisi fitnah dan menyinggung SARA.

  • Media Sosial Kami :