RAPAT MONITORING SERTIFIKASI BMN 2015 DI KPKNL PALOPO

Segera Selesaikan Sertifikasi 2015


Diunggah oleh : Danny Hermanto Moerdo Koesoemo Tanggal : 28 April 2015 Update : 28 April 2015, pukul 13:48 Dibaca : 1.151 kali
Segera Selesaikan Sertifikasi 2015

Palopo - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palopo mengadakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) Berupa Tanah untuk periode Triwulan I Tahun 2015. Rapat diadakan pada Selasa, 21 April 2015 di Ruang Aula KPP Pratama Palopo Jalan Andi Kambo No.55 Palopo. Sinergi KPKNL Palopo tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Pertanahan Kota Palopo, Kantor Pertanahan Luwu, Kantor Pertanahan Luwu Timur, Kantor Pertanahan Luwu Utara, Kantor Pertanahan Kab.Tana Toraja, Kantor Pertanahan Kab.Enrekang dan perwakilan masing-masing Satuan Kerja yang menjadi target percepatan pensertipikatan BMN berupa tanah pada tahun 2015. Rapat bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis percepatan sertifikasi BMN 2015.

Kepala KPKNL Palopo Mohamad Lukman Saleh dalam pembukaannya menyampaikan pesan kepada Satuan Kerja (satker) yang memiliki target pensertipikatan BMN tahun 2015 untuk segera menyampaikan data dan dokumen agar proses pensertipikatan dapat segera diselesaikan. Kemudian Lukman melanjutkan dengan pembahasan progres sertifikasi BMN Triwulan I tahun 2015 yang dipandu oleh Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara Hidayat Hasanuddin.

Dalam penyampaiannya Hidayat memaparkan bahwa kriteria target sertifikasi 2015. Kriteria BMN pada K/L tersebut adalah berupa BMN baik berupa tanah atau tanah jalan, BMN telah dimasukkan ke dalam SIMANTAP, target berada dalam penguasaan K/L dan tidak dalam sengketa serta luas tidak lebih dari 100.000 m2. Target percepatan pensertipikatan BMN berupa tanah pada 2015 untuk wilayah Sulawesi Selatan sebanyak 37 bidang tanah.

Terdapat beberapa kendala/permasalahan yang dihadapi untuk sertifikasi BMN 2015 yaitu target sertipikasi 2015 belum ditetapkan oleh Kanwil BPN Prov.Sulawesi Selatan sehingga Kantor Pertanahan belum mendaftarkan permohonan pensertifikatan Satker. Selain itu satker tidak melaporkan progres sertifikasi melalui aplikasi SIMANTAP.  Permasalahan selanjutnya adalah terdapat BMN yang telah bersertipikat namun masih bersertipikat Hak Milik atas nama Pribadi atau Hak Pakai atas nama Pemda hingga tidak dapat dijadikan target program percepatan sertifikasi BMN.

Rapat kerja juga melakukan pembahasan progres pengajuan permohonan pensertifikatan BMN Triwulan I oleh satker, langkah-langkah percepatan Penyelesaian Pensertipikatan 2015 serta penandatanganan Berita Acara penggantian target 2015. Dalam target sertifikasi 2015 terdapat beberapa pergantian obyek bidang tanah. Hal ini dikarenakan terdapat permasalahan pada target seperti target dalam proses sengketa atau tanah sudah bersertipikat wakaf. Seluruh permasalahan dituangkan dalam Berita Acara Penggantian Target. Di akhir kegiatan tersebut dilakukan sesi foto, bersama perwakilan masing-masing kantor pertanahan dengan Kepala KPKNL Palopo dan Kasi PKN

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :