Pemerintah Indonesia Melelang BMKT Cirebon


Diunggah oleh : Brana Pandega Tanggal : 7 April 2010 Update : 7 April 2010, pukul 11:23 Dibaca : 782 kali
Jakarta - (Kominfo-Newsroom, Senin, 5/4/2010) Pemerintah Indonesia melalui Panitia Nasional Pengangkatan dan Pemanfaatan Benda Berharga asal Muatan Kapal yang Tenggelam (PANNAS BMKT), akan melelang salah satu penemuan terbesar artefak bawah laut atau BMKT yang diangkat dari perairan Laut Jawa, utara Cirebon, Indonesia.
Dari kapal karam tersebut didapatkan ribuan artefak yang sangat langka dan sangat berharga, merepresentasikan keramik kualitas terbaik dari Cina abad ke X (Yue Mise Wares), aneka glass dan rock crystal Timur Tengah dan koleksi berharga lainnya seperti kepingan atau perhiasan emas, perak batu-batu mulia, kata Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad pada jumpa pers di Jakarta, Senin (5/4).    
Fadel menambahkan,, secara keseluruhan BMKT Cirebon meliputi sekitar 271.000 keping, menjadikannya sebagai salah satu penemuan artefak terbesar. Faktor-faktor utama membuat penemuan kapal karam dan muatannya dari abad ke X ini sangat berharga.
Diantara penemuan itu adalah koleksi artefak berkualitas tinggi dari era China’s Five Dynasties yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Penemuan jenis-jenis artefak Glass yang berasal dari Sasanian Empires & Rock Crystal berkualitas tinggi dari Fatimid Dynasty, yang keseluruhannya berasal dari Afrika dan Timur Tengah.
Nilai historis dan arkeologis. Hasil observasi dan penelitian menunjukkan bahwa penemuan tersebut memiliki nilai historis dan budaya yang sangat penting, mengungkapkan bukti-bukti arkeologis rangkaian distribusi atau jalur perdagangan serta kunjungan kenegaraan dari suatu negara sahabat ke kerajaan di Indonesia pada masa itu. 
Menurutnya, harga barang berharga tersebut ditaksir mencapai US$100 juta dan diperkirakan dapat menambah jumlah devisa negara terutama untuk Anggaran Pendapatan Belanja Nasional Tahun 2010. 
Pengangkatan BMKT Cirebon dilaksanakan oleh PT Paradigma Putra Sejahtera (PPS) bekerjasama dengan COSMIX Underwater Research Ltd (Cosmix), dari Perairan Laut Jawa sekitar 70 mil sebelah utara Cirebon pada koordinat 05 LS dan 108 BT pada tahun 2004 – 2005, berdasarkan izin Pemerintah Republik Indonesia.
Dari kegiatan pengangkatan itu berhasil digali data dan informasi arkeologis dari kapal dan muatannya. Berdasarkan observasi dan penelitian  para ahli, PANNAS BMKT telah menerbitkan buku dengan judul “Kapal Karam Abad ke-10”.        Diharapkan penemuan tersebut akan mendorong penelitian-penelitian lebih lanjut. Di samping itu telah dilakukan pemilihan jenis-jenis BMKT tertentu yang dianggap penting bagi sejarah, kebudayaan dan ilmu pengetahuan bangsa Indonesia dan ditetapkan sebagai milik negara, ujarnya.    Pelelangan BMKT Cirebon akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 5 Mei 2010 melalui Kantor Piutang Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III.  (T.Bhr/id)
  • Media Sosial Kami :