PENGELOLAAN BMN

Monitoring dan Evaluasi Pensertipikatan BMN Berupa Tanah di Negeri Lancang Kuning


Diunggah oleh : Hendra Gunawan Tanggal : 15 November 2016 Update : 15 November 2016, pukul 20:56 Dibaca : 689 kali
Monitoring dan Evaluasi Pensertipikatan BMN Berupa Tanah di Negeri Lancang Kuning

Dumai – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau (Kanwil DJKN RSK) menggelar rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pensertipikatan Barang Milik Negara (BMN) berupa Tanah pada satuan kerja (satker) Kementeria/Lembaga yang berada di Propinsi Riau.

Kegiatan yang berlangsung di Aula KPKNL Dumai ini (10/11) merupakan salah satu agenda triwulanan guna memantau dan mengevaluasi  kinerja pencapaian target pensertipikatan BMN berupa Tanah yang dilakukan oleh Kantor Pertanahan (Kantah) bersama satker K/L yang dikoordinir oleh masing-masing Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Rapat ini dihadiri oleh Kanwil DJKN RSK, KPKNL Pekanbaru, KPKNL Dumai, seluruh Kantah di Propinsi Riau dan Kanwil BPN Propinsi Riau serta satker K/L yang telah ditetapkan bidang tanahnya dalam Surat Keputusan yang diterbitkan oleh Kanwil BPN Propinsi Riau, seperti Mapolda Riau, Polres Bagan Batu, Polres Dumai, PJN I dan II, KPP Pratama Bengkalis, MAN Rohul, KPBC Dumai, Kantah Pekanbaru, Kampar, Kuansing, Inhil, Siak, Rohul, Bengkalis serta Kanwil BPN Propinsi Riau.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Kanwil DJKN RSK, T. Agus Priyowaluyo. sekaligus memberikan kata sambutan. “Saya menghimbau dan mengingatkan Saudara-saudara agar selalu yakin atas  apa yang kita kerjakan dan upayakan dalam proses pensertipikatan tanah milik  negara ini merupakan amal ibadah kita kepada Alloh Swt dan bakti kita kepada Negara Republik Indonesia. Tetap bekerja dengan giat dan semangat dalam menghadapi setiap kendala/permasalahan yang terjadi dan senantiasa fokus untuk mencari solusi yang tepat dan cepat.”

Itulah sekelumit pesan dan harapan beliau kepada peserta rapat, mengingat kinerja pencapaian target pensertipikatan BMN berupa Tanah belum mencapai hasil yang maksimal sampai dengan triwulan ke-3 2016. Ini merupakan pekerjaan rumah bersama pihak terkait untuk mengejar segala ketertinggalan, sehingga di akhir tahun nanti target yang ditetapkan oleh Kantor Pusat DJKN dapat tercapai 100%.

Selanjutnya, rapat dimoderatori oleh Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Rahmat Effendi. Pria yang gemar berolahraga ini mulai menjabarkan satu per satu bidang tanah yang menjadi target pensertipikatan pada masing-masing satker K/L serta mengkonfirmasi langsung progresnya kepada tiap-tiap Kantah  yang hadir. Segala kendala/permasalahan yang muncul dilapangan, “apakah yang terjadi di pihak  satker maupun  kantah?” saat itu juga dibahas dan dicarikan solusinya. Dari hasil rekapitulasi seluruh target bidang tanah yang ditetapkan oleh Kanwil BPN Propinsi Riau atas usulan Kanwil DJKN RSK, telah diterbitkan sebanyak hampir 75% sertipikat dari 50 bidang tanah yang ditargetkan.

Terhadap sisa bidang tanah yang belum terbit sertipikatnya akan diupayakan  percepatan penyelesaiannya dan terhadap objek bidang tanah yang tidak dimungkinkan terbit sertipikatnya akan segera diusulkan untuk direvisi ke Kanwil BPN Propinsi Riau dan diganti dengan bidang tanah yang baru jika waktu dan prosesnya masih dimungkinkan untuk dilaksanakan.

Setelah rapat  monev selesai, sesi berikutnya diteruskan dengan penyusunan dan penetapan target bidang tanah untuk tahun anggaran 2017, dan dipenghujung  acara masing-masing Kantah melakukan penyerahan sertipikat tanah secara simbolik kepada Kepala Kanwil DJKN RSK selaku pengelola barang dan juga kepada Satker K/L yang telah terbit sertipikat bidang tanahnya. (penulis/foto : Lilik HermawanKasi Informasi Bidang KIHI Kanwil DJKN RSK)

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :