DIREKTORAT LELANG SOSIALISASIKAN PERATURAN TERBARU TERKAIT LELANG BERBASIS INTERNET

Menuju Lelang Yang Berkualitas dan Modern


Diunggah oleh : Agus Widayat Tanggal : 28 Juli 2016 Update : 28 Juli 2016, pukul 18:39 Dibaca : 1.179 kali
Menuju Lelang Yang Berkualitas dan Modern

Surakarta - Laju digitalisasi lelang makin kencang berlari. Berbagai produk layanan lelang berbasis internet disajikan oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk membawa lelang menjadi lebih berkualitas, modern dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Setelah bergulir sejak tahun 2014 lelang berbasis internet memerlukan penyempurnaan di beberapa bagian. Sebagai salah satu tahapan road map lelang di tahun 2016 berupa penguatan proses bisnis, Direktorat Lelang segera merumuskan kebijakan yang mendukung perkembangan lelang berbasis internet.

Hasilnya, telah terbit Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 90/PMK.06./2016 tanggal 1 Juni 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Lelang Dengan Penawaran Secara Tertulis Tanpa Kehadiran Peserta Lelang Melalui Internet. PMK ini terdiri dari 8 Bab dan 35 Pasal. Mengatur secara rinci alur proses lelang berbasis internet.

Berbarengan dengan pelaksanaan Quality Asssurance (QA) Pejabat Lelang Kelas I, Direktorat Lelang DJKN mensosialisasikan PMK dimaksud pada seluruh peserta QA di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta pada Kamis 28 Juli 2016 dengan harapan para peserta lebih memahami PMK tersebut sehingga mampu melaksanakan lelang berbasis internet ini sesuai ketentuan yang belaku. Lebih penting lagi ke depan mereka dapat mensosialisasikan kembali kepada seluruh stakeholder di wilayah kerja masing-masing.

Materi sosialisasi disampaikan oleh Margono Dwi Susilo, Kepala Seksi Bina Lelang II A Direktorat Lelang DJKN. Margono mengawalinya dengan menyampaikan latar belakang terbitnya PMK ini, yaitu dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan lelang kepada pengguna jasa lelang dan modernisasi lelang dengan memanfaatkan sarana teknologi, informasi dan komunikasi berupa internet.

Pasal demi pasal dijelaskan baik normanya maupun filosofi yang terkandung di dalamnya. Pemaparan berlangsung cair. Diselingi diskusi hangat antara narasumber dengan para peserta yang rata-rata adalah para pejabat lelang, tokoh utama dalam setiap pementasan lelang, sebagai ujung tombak pengimplementasian PMK ini.

Sebelumnya, Cuti Asih, Kepala Seksi Bina Lelang II C Direktorat Lelang DJKN memaparkan capaian hasil lelang dan target lelang 2016 serta mengupas secara ringkas road map lelang 2016-2019. Ia menyampaikan bahwa roadmap diawali dengan penguatan proses bisnis di tahun 2016, kemudian upaya optimalisasi pelaksanaan lelang dengan berbasis informasi dan teknologi (IT) di tahun 2017, dilanjutkan dengan pemantapan mutu dan profesionalisme pejabat lelang di tahun 2018 hingga nanti berujung pada terwujudnya lelang yang aman, unggul dan terpercaya di tahun 2019. (T&F:@wD)

  • Media Sosial Kami :