SINERGI KPKNL DAN PEMERINTAH DAERAH

Layanan Kontributif KPKNL Batam kepada Pemerintah Daerah


Diunggah oleh : Dedy Christanto Tanggal : 10 Maret 2017 Update : 13 Maret 2017, pukul 08:41 Dibaca : 538 kali
Layanan Kontributif KPKNL Batam kepada Pemerintah Daerah

/p>

Batam - Kepala KPKNL Batam melakukan pertemuan marathon dengan Pemerintah Daerah (Pemda) bertempat di ruang Kepala KPKNL Batam.

Pertemuan pertama Rabu, 8 Maret 2017 dilakukan dengan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Helmi Wahyuda yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Humas Kabupaten Natuna memperkenalkan diri dan menyampaikan bahwa dengan adanya perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Kabupaten Natuna, terjadi penggabungan Dinas KUKM dan Perindustrian dan Perdangan. Untuk itu, selanjutnya pengurusan piutang daerah yang berasal dari dana bergulir KUKM menjadi tanggung jawab dinas yang dipimpinnya.

Helmi berterima kasih kepada Kepala KPKNL Batam dan jajaranya yang telah membantu mengurus dan menyelesaikan piutang daerah dan memberikan hasil yang progresif dan berharap pada Tahun 2017 ini dapat diselesaikan sehingga dana yang kembali dapat disalurkan kepada masyarakat lain secara bergilir.

Kepala KPKNL Batam Syukri Asyhadhy yang didampingi Novvy Setiadi, Kepala Seksi Piutang Negara beserta staf menyampaikan bahwa layanan KPKNL Batam kepada Pemda memberikan kontribusi positif baik kepada Pemda maupun KPKNL Batam. Pemda dapat terbantu dengan pengembalian piutangnya sedangkan KPKNL Batam terbantu dalam target hasil pengurusan piutang Negara dan PNBP.

Syukri menambahkan bahwa selain layanan pengurusan piutang daerah, KPKNL Batam juga memberikan layanan dalam inventarisasi dan penilaian asset daerah serta layanan lelang. Semua layanan KPKNL Batam adalah layanan kontributif sehinga perlu adanya sinergi antara KPKNL Batam dan Pemda.

Pertemuan Kamis 9 Maret 2017 dilakukan antara Kepala KPKNL Batam dengan Karo Umum Propinsi Kepri Martin L. Maromon. Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari kegiatan inventarisasi dan penilaian (IP) yang telah dilaksanakan oleh Kanwil DJKN RSK beberapa bulan lalu.

Dari hasil IP, Pemprov Kepri akan mengajukan permohonan lelang atas asset yang akan dihapuskan diantaranya 40 unit kendaraan dinas operasional. Martin, menyampaikan terima kasih atas bantuan Kanwil RSK dan KPKNL Batam yang telah membantu Pemprov dalam pengelolaan asset Pemprov Kepri.

Syukri Asyhadhy yang didampingi Tim Penilai Kanwil DJKN RSK mengungkapkan rasa senangnya karena KPKNL Batam dapat membantu Pemda terutama Pemprov Kepri. Syukri berharap pelaksanaan lelang nantinya dapat dilaksanakan secara transparan sehingga hasil lelang dapat mencapai harga optimal yang pada akhirnya dapat menambah pendapatan kas daerah dan yang tidak kalah penting akan menciptakan trust building kepada Pemprov Kepri dan KPKNL Batam. Langkah Pemprov ini dapat menjadi contoh bagi Pemda Kabupaten dan Kota di Kepri, pungkasnya.
Teks : Dedy Chris, foto : Bubi dan Lia

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :