PILOT PROJECT PENILAIAN SUMBER DAYA ALAM DJKN

Kepala Kantor: Inalum Sukses, TNBG Juga Harus Sukses


Diunggah oleh : Lamrahman Tanggal : 6 Juni 2016 Update : 9 Juni 2016, pukul 14:41 Dibaca : 1.490 kali
Kepala Kantor: Inalum Sukses, TNBG Juga Harus Sukses

Padangsidimpuan - Bertempat di KPKNL Padangsidimpuan, pada Selasa (24/5) yang lalu diadakan kegiatan pembekalan materi penilaian Sumber Daya Alam (SDA) berupa hutan. Acara ini diselenggarakan terkait rencana penilaian terhadap hutan konservasi pada Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang terletak di Kabupaten Mandailing Natal, wilayah kerja KPKNL Padangsidimpuan. Pembekalan materi penilaian SDA Hutan ini digagas Bidang Penilaian Kanwil DJKN Sumatera Utara, dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat Penilaian, Edy Saefuddin dan Helvita. Tujuan pembekalan ini supaya para penilai yang ditugaskan mempunyai pemahaman yang sama dalam melakukan penilaian hutan sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor: 7/KN/2014.

Acara dibuka Tagor Sitanggang, Kepala KPKNL Padangsidimpuan dan dihadiri  Ari Fitri Mahesa, Kepala Bidang Penilaian Kanwil DJKN Sumatera Utara dan para penilai yang ditugaskan baik dari Kanwil DJKN Sumatera Utara maupun KPKNL se-Kanwil DJKN Sumut, dan  perwakilan dari Balai TNBG. Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Jabatan Penilaian dan Perkhidmatan Harta (JPPH) Kementerian Kewangan Malaysia, Shahrul Nizam Mukhtar, dimana bersama-sama dengan Penilai DJKN akan ikut turun melakukan survei lapangan ke dalam hutan.

Tagor Sitanggang menyambut baik kegiatan penilaian SDA Hutan di TNBG yang masuk ke dalam wilayah kerja KPKNL Padangsidimpuan itu. “Keanekaragaman jenis objek penilaian akan semakin menunjukkan eksistensi Penilai DJKN,” tutur Tagor. Untuk itu Tagor meminta kepada semua penilai yang hadir dalam acara itu agar senantiasa memperbarui dan meningkatkan ilmu penilaiannya sehingga tidak tertinggal dengan semakin beragamnya objek penilaian. Tidak hanya itu, Tagor Sitanggang juga berpesan agar kita harus senantiasa memperkuat tugas dan fungsi KPKNL sebagai ujung tombak pelayanan sehingga akan mendukung transformasi kelembagaan.

Selanjutnya Ari Fitri Mahesa, Kepala Bidang Penilaian Kanwil DJKN Sumatera Utara  menyampaikan bahwa penilai yang dilibatkan dalam penilaian hutan ini ada sebanyak      13 orang terdiri dari penilai Kanwil DJKN Sumatera Utara, penilai KPKNL Medan dan penilai KPKNL Padangsidimpuan. Ari menjelaskan penilaian TNBG ini bukanlah uji petik seperti yang pernah dilakukan pada Taman Nasional Gunung Leuser bulan Agustus 2014 yang lalu, melainkan penilaian dalam rangka pelaporan kekayaan yang dikuasai negara berupa sumber daya alam hutan konservasi, dimana nilai yang dihasilkan akan tercatat sebagai Neraca Sumber Daya Alam. “Kanwil DJKN Sumatera Utara adalah kanwil pertama yang melakukan penilaian taman nasional dan ini akan dijadikan pilot project bagi kanwil-kanwil lain,” ujar Ari bangga.

Wanita berkacamata yang energik itu juga menyebutkan bahwa rencana penilaian TNBG ini termasuk salah satu Inisiatif Strategis Kanwil DJKN Sumatera Utara Tahun 2016 setelah menerima masukan dari Kepala Seksi Pelayanan Penilaian KPKNL Padangsidimpuan, Dino M. Pakpahan ketika acara kunjungan kerja Kepala Kanwil DJKN Sumatera Utara, Lukman Effendi pada bulan Nopember 2015 di KPKNL Padangsidimpuan. Penilaian terhadap taman nasional seluas 72.150 Ha itu akan dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2016 sampai dengan 4 Juni 2016, untuk mendapatkan nilai ekonomi nilai manfaat dari Flora dan Karbon, Fauna, Wisata Alam dan Hidrologis.

Diakhir acara, Kepala KPKNL Padangsidimpuan meminta kepada para penilai untuk tetap bekerja sesuai aturan sehingga diharapkan penilaian ini berakhir sukses seperti penilaian terhadap PT Inalum. “Inalum sukses, TNBG juga harus sukses,” kata Tagor Sitanggang menutup acara. (Teks: Dino M.Pakpahan / Fotografer: Daniel Silalahi)-y

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :