UTILISASI KERJA SAMA PEMANFAATAN BMN KPKNL JAKARTA II

Kerjasama Pemanfaatan untuk Proyek PLTU Cirebon Jawa Barat


Diunggah oleh : Sri Desyanti Tanggal : 11 Desember 2014 Update : 15 Desember 2014, pukul 10:49 Dibaca : 803 kali
Kerjasama Pemanfaatan untuk Proyek PLTU Cirebon Jawa Barat

Cirebon - Pada bulan November yang lalu, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta II telah menerbitkan persetujuan utilisasi berupa Kerjasama Pemanfaatan (KSP) mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap  (PLTU) atas pemanfaatan sebagian tanah Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Kehutanan seluas 195 ha terletak di Kecamatan Mundu, Kecamatan Pangenan serta Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat.

Nilai investasi pemerintah sebesar Rp72,432 Miliar berdasarkan nilai wajar BMN oleh Tim Penilai KPKNL Cirebon, sedangkan nilai investasi calon mitra pemrakarsa adalah sebesar Rp 24,4  triliun. Peruntukan kerjasama pemanfaatan BMN, yaitu bidang usaha PLTU dengan rencana kapasitas pembangkit 1000 MW dan jangka waktu KSP selama 40 tahun.

Objek KSP adalah BMN pada Kementerian Kehutanan berupa sebagian tanah seluas + 1.954.180 m2 terletak di Kecamatan Mundu, Pangenan serta Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Dokumen kepemilikan berupa tiga belas sertifikat Hak Pakai atas nama Kementerian Kehutanan dan satu Surat Pelepasan Hak. Objek BMN tersebut ditetapkan status penggunaannya berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 06/MK.6/WKN.07/KNL.02/2013 tentang Penetapan Status Penggunaan Barang Milik Negara pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Kehutanan, serta ditatausahakan pada SIMAK BMN Kode UAKPB : 029.01.01.466147.000KP, KIB 9 dan NUP : 2.01.01.001.7.

Dalam rangka menentukan kelayakan objek BMN untuk KSP, Kepala KPKNL Jakarta II Ekka S Sukadana membentuk Tim Kajian KSP. Hasil kajian Tim atas tanah yang diusulkan KSP meliputi aspek legalitas dan analisis zoning (peruntukan area).  Diharapkan setelah adanya persetujuan Kerjasama Pemanfaatan ini, Pemerintah berharap proyek PLTU bisa dimulai pada tahun depan dan diprediksi bisa memasok listrik mulai tahun 2020. (naskah:Indah Murniati-Kasi PKN KPKNL Jakarta II)

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :