SERTIFIKASI BMN

Kepala Kanwil DJKN RSK : Sertifikasi tanah BMN tahun ini harus mencapai 100%


Diunggah oleh : Hendra Gunawan Tanggal : 16 Februari 2017 Update : 17 Februari 2017, pukul 15:45 Dibaca : 645 kali
Kepala Kanwil DJKN RSK : Sertifikasi tanah BMN tahun ini harus mencapai 100%

Pekanbaru – Selasa (14-02-2017) Kepala Kantor Wilayah Direktorat jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau (RSK), T. Agus Priyo Waluyo secara resmi membuka Rapat Sertifikasi Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah di Kanwil DJKN RSK.

Rapat dihadiri oleh perwakilan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) dari tiga provinsi yaitu Provinsi Riau, Sumatera Barat dan Kep. Riau, para Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) serta beberapa perwakilan Satuan Kerja (Satker) di wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau.

Agus mengucapkan apresiasinya kepada para kepala KPKNL dilingkungan Kanwil DJKN RSK, khususnya Kepala KPKNL Pekanbaru yang dapat bersinergi dengan baik bersama Kepala Kanwil BPN Provinsi Riau, Kepala Pertanahan, dan Satker di Provinsi Riau sehingga berhasil memenuhi capaian Sertifikasi BMN 100% di Tahun 2016. Agus juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para Kepala Kantor Pertanahan dan jajaran di lingkungan Kanwil BPN dari 3 provinsi yang turut hadir.

“Sertifikasi BMN tahun ini harus mencapai 100%, saya berharap KPKNL dan Kantor Pertanahan serta para Satker dapat bekerjasama dan bersinergi untuk mencapai dan mensukseskan target sertifikasi di tahun 2017,” tegas Agus sebelum menyerahkan rapat ini kepada Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara Kanwil DJKN RSK untuk memimpin jalannya rapat.

Dalam rapat ini berhasil menetapkan target indikatif sertifikasi BMN berupa tanah tahun 2017. Untuk KPKNL Pekanbaru dan KPKNL Dumai bersama 9 kantor tanah (Kantah) di wilayah kerja Kanwil BPN Provinsi Riau memasang target 40 bidang tanah. KPKNL Padang dan KPKNL Bukittinggi bersama 8 Kantah di Provinsi Sumatera Barat menargetkan 105 bidang tanah. Sedangkan KPKNL Batam dan 7 Kantah di Provinsi Kep. Riau menargetkan 125 bidang tanah.

Selain menetapkan target, rapat juga membahas kendala dan permasalahan yang ada pada proses sertifikasi. Kepala Bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah Kanwil BPN Sumbar, Rusman mengungkapkan permasalahan dalam sertifikasi BMN di wilayah Sumatera Barat. Rusman berharap agar DJKN dapat mengakomodir sistem SIMANTAP dimana 1 BMN yang terdaftar memiliki beberapa sertifikat tanah. Hal ini diungkapkannya karena terdapat beberapa BMN dengan luas diatas 2,5 hektar yang melewati beberapa kelurahan atau Nagari sehingga tidak memungkinkan untuk dibuat satu sertifikat.

Dengan adanya rapat sertifikasi BMN di awal tahun 2017 ini, Kepala Bidang Pengelolaan Kekayaan Negara, Rahmat Effendi berharap setiap permasalahan di tahun sebelumnya tidak terjadi lagi dan dapat diatasi di tahun 2017. Di akhir rapat, Rahmat mengucapkan terima kasih dan mengajak para peserta untuk dapat bersinergi lebih baik lagi demi tercapainya target sertifikasi BMN di Tahun 2017. (Hendra Gunawan – KIHI)

Foto-foto terkait berita :

0 Tanggapan Pembaca

Ketentuan Penulisan :

Pembaca diizinkan untuk menulis tanggapan terhadap berita ini. Isi tanggapan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis tanggapan.
Redaksi akan menimbang (memoderasi) setiap tanggapan yang masuk dan dapat memutuskan untuk menayangkan atau menghapus tanggapan tersebut.
Redaksi berwenang untuk memberi peringatan dan atau mencekal pembaca yang menuliskan tanggapan yang tidak etis, berisi fitnah dan menyinggung SARA.

  • Media Sosial Kami :