QUALITY ASSURANCE PEJABAT LELANG KELAS I DJKN

Indikator Untuk Mengukur Kualitas Pejabat Lelang


Diunggah oleh : Agus Widayat Tanggal : 27 Juli 2016 Update : 30 Juli 2016, pukul 22:20 Dibaca : 1.817 kali
Indikator Untuk Mengukur Kualitas Pejabat Lelang

Surakarta - Keheningan selama 2 jam terakhir mendadak sedikit gaduh riuh saat panitia mengumumkan waktu tersisa 5 menit lagi. Itulah gambaran akhir suasana pelaksanaan Quality Assurance (QA) Pejabat Lelang Kelas I Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) yang diselenggarakan untuk pertama kalinya oleh Direktorat Lelang DJKN bertempat di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surakarta pada Rabu 27 Juli 2016.

Peserta yang mengikuti QA berjumlah 25 orang yang berasal dari lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) DJKN Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dan Kanwil DJKN Jawa Barat.

Sebelumnya, Arif Rochman, Kepala KPKNL Surakarta berkesempatan membuka secara resmi acara yang pada hari yang sama juga dilaksanakan di Surabaya. Dalam sambutannya Arif menyatakan bahwa QA ini dilaksanakan untuk menjaga mutu pejabat lelang dalam melaksanakan tugas.

"Tanggung jawab Pejabat Lelang itu melekat. Tidak hanya berhenti setelah pelaksanaan lelang. Jika ada permasalahan apa pun terkait lelang yang dipimpinnya, sewaktu-waktu Pejabat Lelang-lah yang pertama kali dimintai keterangan" tutur Arif. Oleh karena itu penting sekali Pejabat Lelang menjaga kualitas produk hukum yang dihasilkannya. QA menjadi salah satu upaya untuk mengukur dan menjaga kualitas/mutu Pejabat Lelang. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti QA dengan bersungguh-sungguh agar Kantor Pusat DJKN dapat memperoleh gambaran yang optimal dari hasil QA ini.

Margono Dwi Susilo,  Kepala Seksi Bina Lelang II A Direktorat Lelang DJKN selaku ketua tim pelaksanaan QA kali ini menuturkan bahwa latar belakang pelaksanaan QA pejabat lelang adalah karena selama ini belum ada indikator untuk mengukur kualitas Pejabat Lelang. QA juga sebagai sarana pembinaan ke Pejabat Lelang DJKN dan persiapan menuju jabatan fungsional Pelelang.

Kantor Pusat menargetkan jumlah Pejabat Lelang yang mengikuti QA tahun 2016 kurang lebih 320 orang atau 50 % dari jumlah pejabat lelang DJKN baik di Kanwil maupun di  KPKNL. Agustus mendatang, kegiatan serupa akan berlangsung di Medan, Palembang, Tangerang. Denpasar dan Manado.

Materi ujian meliputi peraturan lelang, pengetahuan lelang, risalah lelang dan administrasi lelang. Peserta yang mencapai nilai diatas 60 dinyatakan lulus dan akan mendapat sertipikat kelulusan yang berlaku sesuai kategori kelulusan yang terdiri dari Cukup, Baik dan Baik Sekali.

"Setidaknya dengan QA ini kita dapat mengukur sejauh mana kemampuan diri kita." ungkap Tutut Wulandari salah satu peserta QA dari KPKNL Surakarta dalam wawancara terpisah usai mengerjakan ujian. Ketika ditanya persiapannya menghadapi QA, ia menyatakan tidak ada persiapan khusus. "Kami hanya menyempatkan membaca peraturan lelang dan diskusi dengan pimpinan serta teman-teman di sela-sela pekerjaan yang cukup padat. Modal utama tetap pengalaman sebagai Pejabat Lelang selama ini." pungkasnya.

Kegiatan QA ini akan dirangkai dengan sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan No. 90/PMK.06./2016 tanggal 1 Juni 2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Lelang Dengan Penawaran Secara Tertulis Tanpa Kehadiran Peserta Lelang Melalui Internet pada keesokan harinya. (T&F:@wD)

  • Media Sosial Kami :