PENGELOLAAN BMN

DJKN Gelar Uji Petik Penata Laksana Barang di Kanwil DJKN Balinusra


Diunggah oleh : Zulkifli Tanggal : 22 Maret 2017 Update : 23 Maret 2017, pukul 14:15 Dibaca : 587 kali
DJKN Gelar Uji Petik Penata Laksana Barang di Kanwil DJKN Balinusra

Denpasar – Diawali menyanyikan lagu “Indonesia Raya” Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Bali dan Nusa Tenggara (Kanwil DJKN Balinusra), Ngakan Putu Tagel, membuka acara “Uji Petik Beban Kerja dan Norma Waktu Jabatan Fungsional Penata Laksana Barang” yang diselenggarakan Direktorat Barang Milik Negara DJKN di Aula lantai 3 Gedung Keuangan Negara I Denpasar, Jl, Dr. Kusuma Atmaja, Renon, Denpasar, Bali (21/3).

Kurang lebih 30 perwakilan Satuan Kerja (Satker)/Koordinator Wilayah (Korwil) yang menangani BMN/D selaku Pengguna Barang dan/atau Kuasa Pengguna Barang di sekitar Denpasar hadir pada acara yang menghadirkan 3 orang narasumber tersebut. Kasubdit BMN I DJKN, Qoswara sebagai narasumber yang berasal dari DJKN, bergantian dengan Aida Purnamasari, dari Biro Organta Setjen Kemenkeu, dan Karim dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dalam awal sambutannya, Ngakan menyampaikan latar belakang rencana pembentukan jabatan fungsional penata laksana Barang. “Kondisi dan permasalahan pada petugas pengelolaan BMN/D pada suatu unit saat ini, tidak adanya jenjang karir dan ketidasesuaian latar belakang pendidikan, serta tunjangan yang tidak memadai yang menyebabkan kinerja SDM yang menangani pengelolaan BMN/D pada suatu unit tidak maksimal merupakan latar belakang dibentuknya jabatan fungsional ini,” ujarnya.

Adapun tujuan yang diharapkan adalah untuk menciptakan standardisasi kompetensi, pembinaan yang lebih efektif, dan penempatan SDM yang tepat dan profesional untuk mengelola BMN/D pada Pengguna Barang.

Selanjutnya Aida Purnamasari dari Organta hadir sebagai narasumber pertama pada acara kali itu. Dalam paparannya ia menyampaikan hal-hal terkait kebijakan jabatan fungsional Aparatur Sipil Negara (ASN). Konsepsi Jafung Penata laksana Barang pun ia kupas dimulai dari latar belakang, gambaran umum, jenjang jabatan dan pangkat, pengangkatan dalam jabatan serta kompetensi dan diklat.

Kasubdit BMN I DJKN, Qoswara, dalam paparannya lebih menitikberatkan kepada teknis pengisian kuisioner yang akan diisi oleh seluruh peserta yang hadir sebagai responden. “Pengisian kusioner diisi secara baik dan sebenarnya, sehingga hasil akhirnya akan mendapatkan potret yang senyata-nyatanya,” pungkasnya. (Penulis-Foto: zul-yuan)

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :