SERAH TERIMA ASET EKS PERTAMINA DAN EKS IJJDF

DJKN Amankan Aset Eks Pertamina dan Aset Eks IJJDF Senilai Rp25 Miliar


Diunggah oleh : Yudi Nurmana Jaya Tanggal : 27 Januari 2016 Update : 29 Januari 2016, pukul 09:12 Dibaca : 1.483 kali
DJKN Amankan Aset Eks Pertamina dan Aset Eks IJJDF  Senilai Rp25 Miliar

Jakarta -  Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) selaku pengelola Barang Milik Negara (BMN) menyerahkan Aset eks Pertamina senilai Rp19 miliar kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Keuangan.

Penyerahan ini merupakan salah satu rangkaian proses pengelolaan Barang Milik Negara Aset Eks Pertamina yang telah ditetapkan sebagai BMN sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor 92/KMK.06/2008 tentang Penetapan Status Aset Eks Pertamina sebagai Barang Milik Negara. Selain menyerahkan aset eks Pertamina, DJKN juga menyerahkan aset eks The Irian Jaya Joint Development Foundation (IJJDF) senilai Rp5,4 miliar kepada Pemerintah Kota Sorong, Kabupaten Kepulauan Yapen, dan Kepolisian Daerah Papua, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 617/KMK.06/2014 tentang Penyelesaian Aset Eks Yayasan Kerjasama Untuk Pembangunan Irian Jaya (The Irian Jaya Joint Development Foundation) dan Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor PER-01/KN/2015 tentang Pedoman Pelaksanaan Penyelesaian Aset Eks Yayasan Kerjasama Untuk Pembangunan Irian Jaya (The Irian Jaya Joint Development Foundation).

Acara serah terima aset eks pertamina dan aset eks The Irian Jaya Joint Development Foundation (IJJDF) yang dilaksanakan pada Selasa (26/01), di Aula Serbaguna Kantor Pusat DJKN Jakarta.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho  menyampaikan betapa pentingnya pengelolaan aset negara agar lebih optimal dan produktif.  Perubahan pola mengelola aset negara dari pengurusan secara administratif saja menjadi manajer aset diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan kekayaan negara, terutama bisa menghasilkan penerimaan negara.

Dari  pengelolaan aset tersebut, menurut Sonny tidak semua bertujuan komersial  saja, namun ada  yang digunakan untuk mendukung pemerataan pembangunan, contohnya adalah penyerahan aset eks pertamina dan eks IJJDF ini. Melalui acara ini, Sonny juga mengharapkan terjalin sinergi dan kerja sama yang lebih baik antara DJKN dengan Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Aset-aset eks Pertamina yang diserah DJKN selaku pengelola aset, antara lain tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Pusat dan Bandung diserahkan kepada Kementerian  Keuangan.  Aset tanah dan bangunan di kota Sorong diserahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur di Sorong. 

Sedangkan aset eks IJJDF yang dijadikan BMN diserahkan Polda Papua adalah aset dan bangunan yang berada di  Kabupaten Merauke, Kabupaten Keerom Papua, dan Kabupaten Jayapura. Pemerintah daerah Sorong juga menerima  aset  yang dijadikan Barang Milik Daerah (BMD) berupa tanah dan bangunan di Kota Sorong, sedangkan Kabupaten Yapen menerima dua aset   berlokasi di  Distrik Waropen Bawah dan Distrik Yapen Timur.

Acara serah terima ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing instansi yang menerima BMN, antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR, Kepala Biro Perlengkapan Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, Wakil Polda Papua, Wakil Walikota Sorong dan Kepulauan Yapen. (Penulis/Fotografer: YNJ/Mell)

  • Media Sosial Kami :