PENGGALIAN POTENSI LELANG DAN PENGELOLAAN BMN KANWIL DJKN PAPUA MALUKU

Sinergi DJKN dengan Satker Potensial Ujung Timur Indonesia


Diunggah oleh : Joko Surono Tanggal : 2 Mei 2016 Update : 3 Mei 2016, pukul 17:27 Dibaca : 927 kali
Sinergi DJKN dengan Satker Potensial Ujung Timur Indonesia

Merauke - (27/4), Kantor Pelayanan  Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jayapura bersama Kanwil DJKN Papua dan Maluku (Kanwil DJKN Papuma) melakukan sinergi ke wilayah paling timur Indonesia, Merauke. Kegiatan diawali dengan penggalian potensi lelang ke satuan kerja vertikal dan daerah dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan evaluasi program sertifikasi Barang Milik Negara (BMN). Road show sinergi ini dipimpin langsung oleh Kakanwil Papuma didampingi oleh Kepala KPKNL Jayapura dan tim pendukung.

Penggalian potensi lelang dilakukan dengan mendatangi satuan kerja yang berpotensi mendongkrak penerimaan lelang diantaranya Kejaksaan Negeri Merauke, Pangkalan Udara Merauke, Bank Papua, Bank Mandiri, Bank BRI, Kantor Pelayanan Pajak dan lain-lain. Satuan kerja dan pemerintah daerah Merauke menyambut antusias kunjungan tim KPKNL Jayapura. Kunjungan tersebut akan ditindaklanjuti dengan permohonan bimbingan teknis mengenai pengelolaan barang milik daerah oleh Pemerintah Kabupaten Merauke.

Dalam kesempatan lain, Kakanwil Papuma Arik Haryono berkesempatan membuka rapat koordinasi dan evaluasi program sertifikasi BMN berupa tanah tahun 2016. Arik menyampaikan perlunya prioritas dalam pengajuan target sertifikasi. “Ajukan dahulu tanah yang dalam kota dan lengkapi administrasi yang dibutuhkan, “pesan Arik, pria asli Madura ini.

Rapat yang dihadiri Kantor Pertanahan (kantah) Merauke dan satker yang dijadikan target sertifikasi, yaitu Kepolisian Resort Kabupaten Merauke dan Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Propinsi Papua (Tanah Merah). Rapat yang diselenggarakan di Aula KPPN Merauke. Baik kantah maupun satker dapat saling menguraikan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam program sertifikasi. “Keberhasilan program sertifikasi BMN berupa tanah sangat dipengaruhi oleh sinergi yang baik dari semua pihak yang terlibat,”  kata Mahdi, Kepala KPKNL Jayapura ketika membuka rapat. Masing-masing mempunyai tugas yang saling berkaitan dalam mensukseskan program sertifikasi.

Dalam kesempatan rapat ini juga, Kantah Merauke memastikan bahwa selagi satuan kerja dapat memenuhi semua persyaratan, berkas yang diajukan dapat segera diproses dan selesai pada waktunya. “Kita mendukung secara penuh program sertifikasi,” kata Simatupang, kepala Seksi Hak atas Tanah dan Pendaftaran Tanah Kantah Merauke. Dukungan diberikan dalam bentuk kemudahan dalam proses administrasi dan komunikasi yang intensif dengan satuan kerja. Sehari sebelumnya juga diadakan rapat yang sama di Jayapura dengan diikuti oleh Kantah Kota dan Kabupaten Jayapura, Polres Kota dan Kabupaten Jayapura selaku satuan kerja yang mempunyai target sertifikasi BMN berupa tanah.(Naskah: Abdul Khalim /Joko Surono, Foto : Rizki/ Dando)-y

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :