PENGELOLAAN BMN

Bersama Wujudkan Pengelolaan BMN Sesuai Prinsip 3T


Diunggah oleh : Misran Rauf Tanggal : 13 Oktober 2016 Update : 14 Oktober 2016, pukul 16:14 Dibaca : 738 kali
Bersama Wujudkan Pengelolaan BMN Sesuai Prinsip 3T

Parepare - Rabu (12/10) Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Parepare menyelenggarakan Sosialisasi Prosedur dan Tata Cara Pemindahtanganan Serta Lelang Barang Milik Negara (BMN) dengan peserta undangan dari Satuan Kerja Kementerian Agama dengan Tema Sosialisasi “Bersama Kita Wujudkan Pengelolaan BMN Sesuai Prinsip 3T (Tertib Administrasi, Tertib Fisik, dan Tertib Hukum)”.

Acara diadakan di Aula KPKNL Parepare dan dibuka langsung oleh I Nyoman Suparta Kepala KPKNL Parepare, yang didampingi oleh Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Kepala Seksi Pelayanan Lelang dan para Narasumber dari KPKNL Parepare, dalam sambutannya Nyoman mengingatkan kembali kepada Satker tentang pentingnya 3T (Tertib Administrasi, Tertib Fisik, dan Tertib Hukum) tersebut dalam penggunaan BMN.

Nyoman mengatakan pengelolaan BMN Satker kedepannya harus lebih optimal seiring dengan berubahnya peran DJKN dari asset administrator menjadi asset manager dan bahkan saat ini menjadi revenue center, dengan optimalisasi ini diharapkan Penerimaan Negara semakin meningkat. Nyoman menjelaskan secara singkat  alur dari Pengelolaan BMN dimulai dari Rencana Kebutuhan BMN sampai dengan Penghapusan, adapun penghapusan dengan pemindahtanganan dapat dilakukan Lelang melalui Internet dengan peroses cepat dan aman. Dalam menutup sambutannya Nyoman mengharapkan semua Satker dapat mengimplementasikan Prosedur dan Tata Cara Pemindahtanganan Serta Lelang BMN dengan baik.

Acara Sosialisasi dibagi dalam tiga sesi, yaitu sesi pertama Abdul Wahab Pelaksana Seksi PKN memaparkan PMK Nomor 111/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemindahtanganan BMN dan pokok-pokok perubahan yang berbeda dengan PMK nomor 96 tahun 2007 diantaranya meliputi perubahan umum, tukar menukar, hibah dan penyertaan modal.

Sesi Kedua disampaikan materi mengenai Sejarah dan Prosedur Lelang oleh Hadri Pejabat Lelang KPKNL Parepare, dalam sesi tersebut dipaparkan mengenai Sejarah Lelang, Prosedur Lelang mulai dari Persiapan, Pelaksanaan sampai dengan Purna Lelang sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 27/PMK.06/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang. Pada pemaparannya Hadri menekankan hal-hal yang harus diperhatikan dalam Lelang BMN dimulai dari Tahap Persiapan Lelang sampai dengan Tahap Pelaksanaan Lelang.

Sesi ketiga atau sesi terakhir adalah tanya jawab, pada sesi ini Satker yang hadir sangat antusias menyampaikan beberapa permasalahan yang mereka hadapi seperti apa saja syarat-syarat tukar menukar dan hibah, bagaimana prosedur penentuan Nilai Wajar penghapusan BMN dengan pemindahtanganan melalui lelang, serta syarat-syarat BMN dinyatakan sebagai BMN idle. (Tim Humas_KPKNL Parepare).

Foto-foto terkait berita :

  • Media Sosial Kami :