PENGELOLAAN BMN

Alih Status BMN Antar Pengguna Barang


Diunggah oleh : Randi Ikhsan Tanggal : 28 September 2016 Update : 30 September 2016, pukul 14:19 Dibaca : 1.239 kali
Alih Status BMN Antar Pengguna Barang

Banda Aceh -  Senin, (28/09) Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Banda Aceh memenuhi undangan Kepala Bappeda Provinsi Aceh dalam rapat pembahasan tindak lanjut pembebasan tanah untuk pembangunan Stasiun Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) LIPI. Rapat diadakan di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi (Bappeda) Aceh.

Akhir Agustus 2015 lalu Kepala LIPI, Iskandar Zulkarnain berdasarkan pertimbangan dari tim peneliti telah memutuskan Kota Sabang menjadi tempat pembangunan Stasiun Oseanografi di Kawasan Barat Indonesia.

Pembangunan Stasiun Oseanografi LIPI membutuhkan lahan 5 Hektar di mana 1,7 Hektar tanah milik masyarakat, 1,6 Hektar milik Pemerintah Daerah Aceh, dan 1,7 Hektar  tanah yang dikuasai negara hasil reklamasi oleh Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS). 

Kepala KPKNL, Acep Hadinata, dalam pemaparannya menyampaikan istilah mutasi dari BPKS ke LIPI terminologi yang lebih tepat adalah alih status antar pengguna barang. BPKS mengajukan alih status setelah mendapatkan permohonan dari LIPI. "Nilai perolehan tanah reklamasi tersebut adalah semua biaya yang dikeluarkan hingga tanah tersebut siap digunakan. Nilai yang telah dicatat di SIMAK BPKS itulah yang akan dikeluarkan oleh BPKS Nilai tersebut akan dicatat di SIMAK BMN LIPI setelah dilakukan alih status antar pengguna barang", sambung Acep.

"Terkait nilai, jika diatas 10 Milyar Rupiah lahan alih status lahan teresebut bukan menjadi kewenangan KPKNL", ujar Acep menutup penjelasannya.

Acep hadir didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara. Hadir dalam rapat tersebut para pejabat terkait diantaranya dari Bappeda Aceh, Dinas Cipta Karya PU Aceh, Dinas Perikanan dan Kelautan Aceh, Bappeda Kota Sabang, Badan Pertanahan Negara Aceh, dan Badan Pengusahaan Kawasan Sabang.

 (Seksi HI).

Foto-foto terkait berita :

0 Tanggapan Pembaca

Ketentuan Penulisan :

Pembaca diizinkan untuk menulis tanggapan terhadap berita ini. Isi tanggapan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis tanggapan.
Redaksi akan menimbang (memoderasi) setiap tanggapan yang masuk dan dapat memutuskan untuk menayangkan atau menghapus tanggapan tersebut.
Redaksi berwenang untuk memberi peringatan dan atau mencekal pembaca yang menuliskan tanggapan yang tidak etis, berisi fitnah dan menyinggung SARA.

  • Media Sosial Kami :